Kamis, 11 Juli 2013

Kerusakan Pada Motherboard dan Cara Memperbaikinya

Kerusakan Pada Motherboard dan Cara Memperbaikinya - Motherboard atau disebut juga dengan Papan Induk Motherboard adalah komponen utama dari sebuah PC, karena pada Motherboard-lah semua komponen PC anda akan disatukan. Bentuk motherboard seperti sebuah papan sirkuit elektronik. Motherboard merupakan tempat berlalu lalangnya data. Motherboard menghubungkan semua peralatan komputer dan membuatnya bekerja sama sehingga komputer berjalan dengan lancar
Jika PC sering kali menunjukan adanya peng-alamatan yang rumit, atau menampilkan suatu pesan error, mengeluarkan bunyi beep yang terus menerus secara beraturan atau tidak beraturan, PC tersebut kemungkinan besar sedang dalam masalah, saya akan memberikan Tips dan solusi untuk mengatasi masalah tersebut dan PC Anda dapat berfungsi kembali seperti sedia kala.
Gejala Umum Kerusakan Pada MotherBoard dan Solusi
Gejala :
Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker.

Solusi :
Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang lainnya apakah ada yang terbakar.
Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Motherboard tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS

Gejala Gejala Jika Motherboard Rusak dan Cara Memperbaikikinya
  1. Mainboard Mati Total
    • periksa power supplynya. dalam keadaan kabel power dilepas dari supply, lepaskan socket kabel Atx1 yang terpasang pada mainboard, setelah terlepas, pasang kembali kabel power, sambungkan/shortkan kabel berwarna hijau dengan kabel hitam, seperti gambar ini :
       
    • Periksa apakah kipasdi power supply berputar? jika berputar maka masalah bukan dari power supply. lepas kembali kabel sambungan tadi dan pasang kembali kabel Atx 1 ke mainboard.
    • Periksa Jumper Clear CMOS, apakah di posisi Clear atau Free
    • Periksa IC Chipset dalam keadaan tersambung dan di Switch On, apakah panasnya berlebih atau tidak, over heat berarti Chipset tersebut sudah rusak. Untuk part IC CMOS sampai saat ini tidak dijual bebas.Periksa juga apakah switch on nya berfungsi. Bongkar Motherboard tersebut secara hati-hati, coba anda bersihkan pakai tiner, kalau bisa gunakan tiner botol jangan yang di kaleng. Setelah bersih anda keringkan. 

2. Nyala Tapi Tidak ada tampilan di Monitor
    • Coba anda perhatikan dan dengarkan apakah ada bunyi atau suara bip. Kalau ada, kerusakan biasanya ada di processor, memory dan VGA. 
    • Periksa Processor, coba anda pegang pendinginnya apakah panasnya berlebih atau dingin?
      Kalau panas berlebih berarti kipas processor tidak bekerja dengan baik maka anda ganti, tapi kalau dingin berarti processor tidak bekerja alias rusak.
    • Periksa memory, biasanya kalau memory rusak terdengar suara bip pada speaker sebanyak 3 kali.

       Dalam keadaan mati, cabut memory bersihkan pinnya menggunakan penghapus pensil sampai bersih, kemudian pasang kembali. Kalau masih rusak berarti ada salah satu IC nya yang rusak. 
    • Periksa VGA Card, cabut VGA Card, dalam keadaan mati / off coba anda tekan, ada kemungkinan kurang masuk atau coba anda bersihkan kaki / pin nya. Jika VGA card menggunakan kipas, bersihkan kipas tersebut. Kalau masih tidak tampil coba anda periksa jangan-jangan monitornya yang tidak nyala, untuk memastikannya yang rusak monitor atau CPU, coba anda tekan tuts Numlock pada keyboard, apakah lampu Numlock-nya nyala atau tidak. Kalau nyala berarti kerusakan pada CPU.


    • Yang menjadi standar saya kalau memperbaiki Komputer, saya selalu membersihkannya dari debu, apakah itu motherboard, memory, cdrom, floppy disk, dll, karena hal tersebut sangat berpengaruh apa lagi kalau komputernya dalam keadaan kotor / lama tidak dibersihkan. Tapi anda harus hati-hati dalam pengerjaannya dan jangan terburu-buru.
3. Sering HANG / MATI SENDIRI / RESTART SENDIRI
    • Periksa Power Supply, coba pakai power supply yang lain apakah masih me-restart sendiri atau hang. Kalau setelah diganti power supply ternyata normal/ bagus,
      berarti power supply ada masalah. Ganti saja karena kalaupun bisa diperbaiki saya sendiri kurang yakin apakah masih bisa berfungsi dengan baik, karena power supply merupakan komponen yang sangat vital. Apalagi untuk saat ini harga power supply sanggat murah, saya sarankan ganti saja.
    • Periksa apakah ada virusnya, program anti virus harus
      selalu terpasang dan aktifkan auto protect nya. Saya biasa memakai Anti virus Kaspersky Internet Security. Anda harus sering meng-update antivirus anda karena bila ada virus varian baru, anti virus anda akan mendetect sekaligus menghilangkan virusnya. 





    • Pada saat hang dan ada pesan bluescreen seperti "…”, biasanya ada masalah di memory.
      Bersihkan memory tersebut seperti langkah diatas. Coba anda install ulang Windows. Kalau masih hang / me-restart sendiri coba anda periksa di motherboard, anda perhatikan perubahan fisik komponen terutama elko/kapasitor, yang bentuknya bulat hitam ada tulisan kapasitasnya antara 1000 uf/10Volt s/d 3300 uf/10 volt, biasanya terlihat, kalau yang rusak terlihat kembung / bengkak dan mengeluarkan cairan atau karat.
    • Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Mother board tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS 
4. CMOS Checksum Failure (Baterai Low)
    • Muncul pesan CMOS failure (Kerusakan pada baterai CMOS, ganti baterai tersebut) Seting tanggal, time dan konfigurasi lain di BIOS berubah (Setelah baterai diganti, lakukan setting ulang pada BIOS).
Memahami beberapa kerusakan pada motherboard itu, cara mengalisa dan langkah perbaikan saya lebih merekomendasikan anda untuk membaca dan Mendownload panduan memperbaiki Motherboard "step by step motherboad repair". Selengkapnya silahkan anda baca di>> Panduan Memperbaiki Motherboard Komputer Lengkap

Demikian informasi sajian dari Materi Komputer Lengkap, semoga bermanfaat.

6 komentar:

Anonim mengatakan...

low skill...

Unknown mengatakan...

Kalau motherboard yang rusak terus diperbaiki,data yang ada didalamnya hilang nggak..?

Unknown mengatakan...

maya : gak... kan datanya ditaruh dihardisk.

Used PC Supplier mengatakan...

Nice Blog Post !

artotujuhtiga mengatakan...

ijin copas sebagai bahan untuk pencerahan kepada konsumen.

LOVELYZ TRILOGY mengatakan...

siap min
Alat pemisah lcd

Posting Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►